Ad Code

Ketua Daerah Komando KIN PROJAMIN Angkat Bicara Terkait Penembakan di Sumsel



Kalbar, infoindonesia.co - Ketua Daerah Komando Investigasi Nasional (KIN) PROJAMIN (Kalbar) Kalimatan Barat Parli angkat bicara terkait kasus penembakan yang dialami oleh salah satu Anggota KIN Projamin Ujang Abdullah sebagai sekretaris Pengurus Daerah Sumatra Selatan yang di lakukan oleh orang tidak dikenal (OTK) pada Subuh dini hari (16/06) dikediamannya Kabupaten Empat Lawang Provinsi Sumatra Selatan.



Parli mengatakan walaupun disaat membuat lapotan ke KPK beliau belum menjadi Anggota KIN Projamin, namun sekarang beliau adalah Anggota kita bagian dari kita disini negara harus hadir bilamana ada masyarakat yang  terancam jiwanya  dalam membantu  KPK dan penegak  hukum untuk memberantas korupsi sesuai dengan undang undang bahwa masyarakat harus berperan serta memberantas korupsi. "tutunya.


Kasus Penembakan oleh OTK di empat Lawang  adalah bukti  kalau oknum pelaku korupsi tidak mau  ulahnya  terungkap ,sehingga melakukan  apa saja.


Melalui Via WashApp (WA) Korban  Ujang Abdullah  menceritakan  kejadian sekira jam 05.00 waktu subuh Kamis 16 juni 2022 di rumahnya Kelurahan Tanjung kupang Kecamatan  Tebing tinggi kabupaten  Empat Lawang simpang 4 pln Sumatera Selatan.


Berawal dari  mendengar suara tembakan  korban terbangun, kemudian membuka pintu  mencari sumber  suara tembakan  ternyata pelaku masih di teras rumahnya dan melakukan tembakan dua kali.


Tembakan pertama mengenai  paha sebelah kanan  dan tembakan kedua tidak mengenai sasaran usai melakukan aksinya, pelaku (otk) orang tidak dikenal langsung kabur menggunakan kendaraan roda empat berjenis APV.


Korban ahirnya di bantu keluarga dan kerabat  di bawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan. Pelaku diperkirakan lebih dari satu orang  dan kemungkinan  menggunakan senjata rakitan tuturnya. Kasus ini sudah di laporkan ke polres Empat Lawang.


Menurut korban samantara peristiwa ini ada kaitannya dengan Kasus yang  sebelumnya pernah dilaporkan ke KPK, dia pernah ditemui  seseorang  yang dia tidak kenal   untuk mencabut laporannya atas dugaan  penyelewengan uang negara APBD di dinas PUPR setempat, namun korban tidak mau mencabut laporannya sehingga ada kejadian ini pungkasnya.


(Red)

Posting Komentar

0 Komentar

Close Menu