Ad Code

Responsive Advertisement

Abad Ini, Maldives Diramalkan Bakal Menghilang dari Muka Bumi

Keterangan Foto: Kepulauan Maldives atau Maladewa sebagai destinasi wisata yang eksotis.-Istimewa.



 

Jakarta, infoindonesia.co - Sebagai destinasi wisata tersohor, pulau Maldives atau Maladewa terbukti menyajikan kepuasan bagi para turis atau wisatawan yang berkunjung kesana. 


Tawaran keindahan alam yang dibalut dengan pantainya nan eksotis yang diberikan Maldives, memang sulit untuk ditolak.


Namun siapa sangka, jika salah tempat yang disebut-sebut sebagai salah satu "surga dunia" yang jadi favorit para traveler dunia ini bakal tenggelam dan menghilang dari muka bumi.


Dilansir dari Detiktravel.com, Rabu (02/06/2021), perubahan iklim pun disebut menjadi salah satu "biang keladinya". Dimana akibat pemanasan global yang terus terjadi saat ini, membuat Maldives bakal menjadi legenda dalam abad-abad mendatang. 


"Di abad ini, Maldives bakal menghilang atau tenggelam, apabila tidak ada aksi cepat untuk menangani perubahan iklim," ujar Menteri Lingkungan, Perubahan Iklim dan Teknologi Maldives, Aminath Shauna.


Dilansir dari CNBC, Shauna mengatakan bahwa Maldives akan terancam hilang pada tahun 2100. "Kami tidak akan bertahan," ucapnya.


Detiktravel.com turut mengulas, bahwa World Economic Forum juga telah memproyeksi, pada 2050, sebanyak 80% penduduk bumi akan terpengaruh oleh perubahan iklim. Para ilmuwan memprediksi ketinggian air laut bakal naik 1,1 meter di 2100.


Bila prediksi ini menjadi kenyataan, maka Maldives yang terkenal sebagai tujuan wisata eksotis ini bakal terkena dampak parah.


Saat ini sebanyak 80% dari wilayah Maldives dengan 1.190 pulaunya, hanya berada satu meter di atas permukaan laut. Bahkan 90% dari pulau-pulau yang ada sudah mengalami banjir, dan juga erosi garis pantai.


"Pendapatan dan pasokan pangan kami tergantung bagaimana kami bisa menyelesaikan kerentanan kami pada hari ini. Masa depan negara, warga, dan budaya kami tergantung pada aksi yang kami lakukan hari ini," ujar Shauna.


Negara ini sudah melakukan sejumlah kebijakan untuk meminimalisir dampak perubahan lingkungan. Seperti pemberdayaan lingkungan pesisir. Namun Shauna berharap semua pemimpin dunia juga membuat program yang sama untuk mengurangi dampak perubahan iklim ini,


"Kami butuh setiap orang dan pemerintahan di dunia untuk sadar akan perubahan iklim ini. Target ambisius dibutuhkan secara segera untuk membantu negara-negara kepulauan kecil seperti Maldives," katanya. (FikA)

Posting Komentar

0 Komentar

Close Menu