Ad Code

Responsive Advertisement

Tak Terima Adiknya Disetubuhi, Pemuda Ini Bacok Teman Sendiri

Keterangan Foto: Pelaku tak terima setelah melihat video adegan tak senonoh di HP milik korban.-ilustrasi.



Jawa Timur, infoindonesia.co - Yolan (25 tahun), pria asal Kuripan Kabupaten Probolinggo ini spontan naik pitam dan membacok temannya sendiri, Eko Wahyudi (24 tahun), sesaat mengetahui temannya tesebut telah menyetubuhi adik kandungnya.


Alhasil, korban yang juga merupakan pacar adiknya itupun harus dilarikan ke rumah sakit.


Dilansir dari Detik.com, Kapolsek Kuripan AKP Kusmidi mengatakan, kejadian ini bermula saat Eko mengantarkan pulang A (21), pacar sekaligus adik Yolan. Saat itu Eko bertemu dengan Yolan yang juga merupakan temannya.


Kemudian Yolan meminjam HP Eko. Saat mengutak-atik HP tersebut, Yolan kaget melihat salah satu video yang di dalamnya berisi adegan persetubuhan antara adik dan temannya tersebut.


"Pelaku marah melihat video tidak senonoh korban dengan adik kandungnya. Dengan spontan, pelaku langsung mengambil celurit dan membacok korban hingga terluka bacok di sejumlah bagian tubuh," ujar Kusmidi, Selasa (25/05/2021).


Kusmidi menyampaikan bahwa pelaku dan korban, keduanya sama-sama warga Kuripan, Kabupaten Probolinggo.


Usai melakukan pembacokan, Yolan langsung meninggalkan lokasi. Sedangkan Eko yang mengalami luka parah dilarikan ke Puskesmas Kuripan. Dan karena lukanya sangat parah, korban akhirnya dirujuk ke RSUD dr. Mohamad Saleh.


"Usai membawa korban ke rumah sakit, kita langsung melakukan penyelidikan terkait kasus ini. Tak sampai 24 jam, kami menangkap pelaku," jelas Kusmidi.


Di hadapan polisi, pelaku mengaku jengkel kepada korban yang telah melakukan hubungan badan dengan adiknya, padahal mereka belum menjadi suami istri. Yolan pun menyebut jika Eko telah merusak adiknya.


"Jengkel melihat video mesum adik dengan dia. Karena ya masih belum berstatus suami istri sah. Saya terbakar emosi, ambil celurit langsung saya bacok ke dia," kata Yolan. (FikA)

Posting Komentar

0 Komentar

Close Menu