Ad Code

Responsive Advertisement

Survei Kemenhub: 18 Juta Warga Tetap Mudik, Kapolres Mempawah: Kita Suruh Putar Balik!


 


Mempawah, infoindonesia.co - Berdasarkan survei yang dirilis oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI, menunjukkan sebanyak 18 juta warga tetap ngotot pulang kampung atau mudik pada lebaran Idul fitri 1442 H tahun ini.


Dilansir oleh Tempo.co, Rabu (05/05/2021), dari hasil survei tersebut, terdapat sekitar 7 persen dari total 270 juta warga negara Indonesia akan tetap pulang kampung meski ada larangan mudik lebaran tahun ini. 


Survei ini dilakukan secara sistematis mulai dari pertanyaan apabila tidak dilakukan pelarangan, sebanyak 33 persen responden menyatakan tetap mudik. Setelah itu, ketika dinyatakan kalau akan dilarang, responden yang tetap akan mudik masih 11 persen.


Kemudian, setelah dilakukan pelarangan mudik, responden yang menyatakan bakal mudik turun menjadi 7 persen. 


“Tujuh persen ini cukup banyak, 18 juta orang dari 270 juta warga negara kita. Kami dari Kementerian Perhubungan dan Satgas selalu ingin melakukan upaya-upaya sosialisasi agar yang 7 persen ini turun menjadi jumlah yang lebih sedikit,” kata Menteri Perhubungan RI, Budi Karya. 


Adapun daerah utama yang jadi tujuan mudik di antaranya adalah lebih dari 30 persen ke Jawa Tengah dan lebih dari 20 persen ke Jawa Barat.


Sementara untuk di Kabupaten Mempawah sendiri, Kapolres Mempawah, AKBP Fauzan Sukmawansyah menyampaikan pihaknya akan tetap melakukan langkah tegas sesuai dengan aturan pemerintah, dimana seluruh wilayah memberlakukan aturan larangan mudik.


"Untuk pemudik yang akan masuk ke wilayah mempawah tidak akan kita izinkan, akan kita minta putar balik," jelasnya.


Namun demikian, pihak kepolisian tetap akan menggunakan cara-cara persuasif, dengan sekaligus memberikan pemahaman kepada masyarakat para pemudik, bahwa Kabupaten Mempawah saat ini sedang menghadapi ancaman lonjakan Covid-19 dan butuh kerjasama semua pihak 


"Kita akan kedepankan cara-cara persuasif, kita tidak mungkin berdebat dengan masyarakat, kita akan memberikan pemahaman, jangan sampai selama waktu jelang lebaran sampai selesai lebaran ini--sebisa mungkin kita menekan angka Covid-19 di wilayah Mempawah. Karena memang, semakin hari, Covid semakin meningkat di wilayah Mempawah ini. Tujuan kita untuk melindungi masyarakat Mempawah agar jangan sampai terpapar," jelasnya.


Terkait dengan penerapan aturan larang mudik ini, Polres Mempawah bersama stakeholder terkait telah menempatkan 3 pos. Pos-pos ini terletak di tiga wilayah pintu masuk ke Kabupaten Mempawah, yakni Wajok, Sungai Pinyuh dan Mempawah Hilir. Pengetatan akan dilakukan pada tanggal 6 sampai 17 Mei.


"Jungkat (Wajok) dari arah Pontianak dan Kubu Raya, di Pinyuh (pintu masuk) dari Kabupaten Landak, kemudian di Terminal Mempawah Hilir (pintu masuk) dari arah Bengkayang, Singkawang sampai ke Sambas," ujarnya. (FikA)

Posting Komentar

0 Komentar

Close Menu