Ad Code

Responsive Advertisement

Pemerintah RI: Investasi China Banyak Ciptakan Lapangan Pekerjaan

Keterangan Foto: Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia.-Istimewa.

 


Jakarta, infoindonesia.co - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia menyampaikan, masuknya investasi asing, seperti dari China, telah membuka banyak lapangan pekerjaan baru di Indonesia.


Dikutip dari Liputan6.com, Senin (31/05/2021), hal itu disampaikan Bahlil saat menanggapi ramainya kedatangan TKA China yang berbanding dengan banyaknya investasi yang masuk dari negeri tirai bambu tersebut.


"Menyangkut tenaga kerja asing (TKA), coba cek baik-baik dulu tenaga kerja asing atau investasi China yang masuk ke Indonesia menciptakan banyak lapangan pekerjaan," kata Bahlil dalam sesi teleconference, Jumat (28/5/2021).


Terkait jumlah tenaga kerja asing yang masuk, Bahlil menyerahkan data pastinya kepada Menaker. Namun menurut jawabannya, China memang menaruh banyak sekali investasi di Tanah Air.


"Tapi kalau saya bisa menjawab adalah, begitu investasinya semakin besar, maka pasti peluang lapangan pekerjaan semakin besar juga. Tinggal dilihat dari jenis usahanya apa, jenis investasinya apa, apakah dia pada teknologi atau padat karya," ujarnya.


Bahlil juga menyinggung soal banyaknya investasi China yang disumbangkan untuk sektor pertambangan seperti smelter. Hal itu otomatis akan menciptakan efek berkelanjutan (multiplier effect) bagi terciptanya lapangan kerja di Indonesia.


"Yang saya pahami adalah, proses pembangunan investasi China ke Indonesia itu lebih banyaknya pada pembangunan industri smelter terhadap berbagai bermacam komoditas tambang yang ada di negara kita. Dan itu pasti mempunyai multiplier effect," paparnya.


Liputan6.com juga mengulas, bahwa jumlah TKA asal China yang masuk ke Indonesia, hingga 18 Mei 2021, telah mencapai 8.700 orang. Banyaknya jumlah pekerja China itu disebut lantaran besarnya investasi yang juga masuk dari negeri tirai bambu.


Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) pun telah menerbitkan izin kerja kepada 15.760 TKA, sepanjang Januari hingga 18 Mei 2021. Selain China, pekerja asing dari negara lain yang ramai masuk ke Indonesia yakni dari Korea Selatan dan Jepang. (FikA)

Posting Komentar

0 Komentar

Close Menu