Ad Code

Responsive Advertisement

KPK Panggil Sekda Cimahi Terkait Pemberian Suap Kepada Penyidik KPK




Jakarta, infoindonesia.co - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemanggilan terhadap Sekda Kota Cimahi, Dikdik Suratno Nugrahawan, bersama empat orang lainnya sebagai saksi dalam penyidikan kasus dugaan suap yang menjerat penyidik KPK, Stepanus Robin Pattuju (SRP).

 

"Hari ini pemeriksaan saksi SRP, tindak pidana korupsi suap terkait penanganan perkara Wali Kota Tanjungbalai Tahun 2020-2021. Pemeriksaan dilakukan di Kantor Wali Kota Cimahi, Kota Cimahi, Jawa Barat," ucap Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (05/05/2021), seperti dilansir dari Antaranews.com.


Adapun empat saksi lain yang turut dipanggil tersebut, antara lain; Kepala Dinas PMPTSP Kota Cimahi, Hella Haerani, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Cimahi, Meity Mustika, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Cimahi, Muhammad Roni, serta Asisten Ekonomi Pembangunan, Ahmad Nuryana.


Sejauh ini, belum dapat diketahui apa hubungan lima pejabat Pemkot Cimahi tersebut dengan kasus ini. Namun, kuat dugaan jika dihubungkan dengan pengakuan terdakwa Wali Kota Cimahi nonaktif, Ajay Muhammad Priatna dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bandung, Senin (19/04/2021).


Dimana saat itu, Ajay mengaku dimintai uang sebesar Rp 1 miliar dari oknum yang mengaku KPK, dengan iming-iming agar "KPK" tidak melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Ajay. (FikA)

Posting Komentar

0 Komentar

Close Menu