Ad Code

Responsive Advertisement

Korban Perkosaan Bawah Umur oleh Anak DPRD Bekasi Berangsur Pulih



Bekasi, infoindonesia.co - Korban pemerkosaan yang dilakukan oleh AT (21 tahun), putra dari IHT, anggota DPRD Kota Bekasi, saat ini kondisinya telah berangsur-angsur pulih.


"Alhamdulillah berangsur membaik, (korban) sudah mulai banyak senyum, sudah banyak cerita. Memang belum sempurna (pulih sepenuhnya), masih berproses. Masih tergantung anak juga dan dukungan keluarga, lingkungan, teman-teman, itu yang sangat mendukung," ujar Kasi Perlindungan Khusus Anak DP3A Kota Bekasi, Mini Aminah, seperti dilansir Detik.com, Selasa (18/5/2021).


Mini menyampaikan, pihak DP3A Kota Bekasi sudah 3 kali memberikan trauma healing kepada korban dan keluarganya. Dia pun mengatakan pendampingan terhadap korban masih akan terus dilakukan DP3A Kota Bekasi.


Dia pun mengaku belum mendapat perkembangan terbaru mengenai dugaan persetubuhan ini. Koordinasi dengan kepolisian, lanjutnya, terus dilakukan.


"Mungkin iya (keluarga korban juga cemas karena kasus belum terungkap), tapi dengan kita kasih dukungan atau support untuk tidak terlalu galau karena proses hukum ini kan, prosesnya ada di unit PPA. Kita mendukung unit PPA untuk bagaimana penanganan lebih cepat," jelasnya.


Sebelumnya, Sebelumnya AT dilaporkan ke Polres Metro Bekasi Kota atas dugaan persetubuhan anak di bawah umur. 


Kasus ini terkuak setelah korban diketahui tidak pulang berhari-hari ke rumahnya. Belakangan diketahui, korban rupanya menginap di indekos AT.


AT dan korban sudah saling mengenal sejak 9 bulan yang lalu setelah dikenalkan oleh temannya. Keduanya kemudian menjalin asmara.


Setelah berpacaran dengan AT, korban tidak pulang ke rumahnya selama hampir satu minggu. Kepada orang tua, korban mengaku tidak diperbolehkan pulang oleh AT.


Penyidik Polres Metro Bekasi Kota sebelumnya telah melayangkan panggilan pertama kepada AT pada pekan lalu. Namun AT tak memenuhi panggilan tanpa penjelasan. Polisi pun kembali melayangkan panggilan kedua pada AT pekan ini.


Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing saat dihubungi, Senin (03/05/2021) menyebut, jika nanti AT kembali mangkir, sesuai aturan yang berlaku pihaknya akan melakukan upaya jemput paksa kepada AT.


"Kalau misal dia nanti nggak datang lagi kita jemput paksa," tegas Erna. (FikA)

Posting Komentar

0 Komentar

Close Menu