Ad Code

Responsive Advertisement

Dandim 1201/Mph: "Tahun Ini Video Call Jak Lok Sama Keluarga di Kampung"


 

Mempawah, infoindonesia.co - Sebuah poster berlogo Kodam XII/Tanjungpura dan logo Korem 121/Alambhana Wanawwai, tersebar di beberapa grup Whatsapp, Senin (03/05/2021) malam.


Poster tersebut memuat foto Komandan Kodim (Dandim) 1201/Mph Letkol Inf Dwi Agung Prihanto, S.Sos., M.Tr (Han) dengan sederet kalimat berupa himbauan kepada masyarakat agar tidak mudik lebaran Idul Fitri tahun ini--dengan dialek bahasa Melayu yang akrab digunakan oleh masyarakat Kalbar.


"Jangan mudik lok… Tahun ini video call jak lok sama keluarga di kampung halaman.!" isi poster tersebut.


Dandim 1201/Mph Letkol Inf Dwi Agung Prihanto, yang dikonfirmasi awak media membenarkan, jika dirinya menghimbau kepada warga Kabupaten Mempawah dan Landak, khususnya anggota Kodim 1201/Mph sendiri, untuk mematuhi imbauan pemerintah dengan tidak mudik pada hari raya Idul Fitri tahun ini.


“Sesuai dengan wilayah teritorial Kodim 1201/Mph Yakni Kabupaten Mempawah dan Kabupaten Landak, maka saya menghimbau masyarakat agar tetap waspada, karena virus Covid-19 masih mengintai disekitar kita,” ujar Dandim Dwi Agung, Senin (3/5/2021).


Akmil lulusan 2002 ini juga meminta kepada warga wilayah teritorialnya, untuk tak pulang kampung (mudik). Pihak keluarga juga diharapkan berperan aktif mengingatkan anggota keluarganya untuk memahami situasi sekarang ini.


“Jangan dulu mudik, sampai situasi dinyatakan aman. Tetap lakukan pola hidup bersih sehat dan taati imbauan pemerintah,” ujarnya.


Kata dia, kita mudik hanya akan membawakan oleh-oleh virus untuk keluarga di kampung, akan tetapi dengan tidak mudik kita dapat memutus mata rantai penyebaran virus Corona. Terlebih saat ini TNI-POLRI dan instansi pemerintah terus berupaya mensosialisasikan kepada masyarakat.


“Mari kita taati bersama, tak ada sedikitpun niat menghalangi warga untuk mudik. Tapi harus kita pahami bersama. Ini serius, jaga diri jaga keluarga, ingat perjuangan petugas kesehatan dan yang lainnya,” sambungnya.


Dwi Agung menegaskan, hingga saat ini seluruh personelnya tetap bertugas dan melakukan pemantauan di setiap wilayah binaan yang ada.


“Saya juga sudah perintahkan kepada para babinsa selalu berkoordinasi dengan stakeholder setempat untuk terus melakukan pendataan kalau ada warga yang nekat pulang kampung,” paparnya.


Meskipun demikian ungkap Letkol Dwi Agung, kalau pun ada warga yang terpaksa pulang kampung, agar disiplin untuk melaksanakan isolasi mandiri. Terutama bagi mereka yang datang dari luar daerah.


“Ikuti protokol kesehatan, sehingga mata rantai penyebaran Covid-19 dapat kita putus,” tutupnya. (FikA)

Posting Komentar

0 Komentar

Close Menu