Ad Code

Responsive Advertisement

LAKI Bakal Gelar Pelatihan Khusus Anti Korupsi Bagi Pelajar dan Mahasiswa di Mempawah



Mempawah, infoindonesia.co - Masifnya praktik korupsi serta dampak yang dirasakan bagi kehidupan bernegara dan bermasyarakat, menjadi konsern utama Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Provinsi Kalbar, melalui DPC  LAKI Kabupaten Mempawah untuk menggelar "Pelatihan Dasar Khusus Anti Korupsi" bagi para pelajar SMA/sederajat dan mahasiswa di Kabupaten Mempawah.


LAKI berinisiatif dengan adanya pelatihan dasar yang dikhususkan bagi para pelajar dan mahasiswa ini, diharapkan dapat memutus mata rantai kejahatan korupsi yang saat ini sudah masuk dalam taraf mengkhawatirkan.


Ketua DPP LAKI Kalbar, Burhanudin Abdullah melalui keterangan persnya mengatakan, bahwa kegiatan tersebut tak lain sebagai upaya LAKI dalam memberikan pemahaman dan pendidikan khusus bagi para pelajar dan mahasiswa dalam upaya melakukan pencegahan terhadap terjadinya tindak pidana korupsi. 


"Tujuan diselenggarakan pelatihan ini lebih kepada upaya LAKI dalam hal pembentukan karakter anti korupsi kepada masyarakat sejak dini, khususnya pelajar dan mahasiswa," katanya, Selasa (20/04/2021).


Lebih lanjut, disampaikan Burhanuddin, terdapat setidaknya 9 hal utama yang dikedepankan dalam upaya pembentukan karakter generasi muda, agar kedepan mereka dapat mengindikasi, memahami, menolak, segala bentuk tindakan korupsi dalam setiap lini kehidupan.


"Ada 9 nilai anti korupsi yang penting diajarkan kepada peserta didik untuk membantu membentengi dari sikap korupsi. Sikap-sikap tersebut di antaranya kejujuran, tanggung jawab, kesederhanaan, kepedulian, kemandirian, disiplin, keadilan, kerja keras, dan keberanian," paparnya.


Secara teknis, Ketua Dewan Pimpinan Cabang Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Kabupaten Mempawah, Harry Gunawan SH mengungkapkan, bahwa kegiatan ini pun segera diagendakan pasca Hari Raya Idul Fitri 1442 H.


"Insya Allah kegiatan ini kita laksanakan selepas lebaran. Sementara ini kami sedang menyusun persiapannya, termasuk sekolah-sekolah dan perguruan tinggi yang akan kita undang," katanya.


Untuk itu, DPC LAKI Mempawah dalam waktu dekat akan melakukan audiensi ke beberapa sekolah dan universitas, guna meminta kesediaan pihak-pihak terkait agar dapat mengirim beberapa murid atau mahasiswa sebagai perwakilan untuk mengikuti kegiatan tersebut.


"Beberapa sekolah yang berada di Mempawah Hilir dan Mempawah Timur.  Diantaranya, SMAN 01, SMAN 02, SMK 01, SMK 02, MAN Mempawah, Panca Bhakti, SMA di Kuala Secapah. Kemudian untuk universitas, kemungkinan kami akan minta dari UT atau STAIM. Target kita sekitar 60-70 peserta untuk tahap pertama ini," katanya.


Dalam kegiatan pelatihan tersebut, LAKI Mempawah lanjut Harry, akan bekerjasama dengan Kejaksaan Negeri Mempawah dan Kepolisian Resor Mempawah. Rencananya kegiatan ini akan terus berlanjut dan dijadwalkan secara berkala.


"Dari pihak Kajari dan Polres kita juga akan meminta kesediaan mereka sebagai narasumber. Sementara dari LAKI sendiri, selain dari kabupaten, juga akan hadir beberapa narasumber dari provinsi, termasuk Pak Burhanuddin sebagai Ketua LAKI Provinsi Kalbar," katanya.


Terkait dengan berapa lama kegiatan dan dimana lokasi kegiatan tersebut akan berlangsung, Harry mengaku masih mempertimbangkan waktu dan beberapa tempat yang pas. Terlebih jika pandemi Covid-19 masih belum berakhir, dimana kegiatan yang akan dilaksanakan nantinya tetap mengacu pada standar protokol kesehatan yang berlaku.


"Kita akan melihat dulu kemungkinannya, artinya akan disesuaikan dengan kebutuhan. Dan untuk perkembangan selanjutnya, tentu kita akan sampaikan ke rekan-rekan pers juga," tutupnya. (FikA)

Posting Komentar

0 Komentar

Close Menu