Ad Code

Responsive Advertisement

Kiprah Dua Srikandi PLN Ikut Dirikan Tower Listrik Darurat di NTT



Jakarta, infoindonesia.co - Badai Siklon Tropis Seroja yang terjadi pada awal April lalu merusak hampir 90 persen sistem kelistrika di NTT, termasuk menara Saluran Udara Tegangan Tinggi  (SUUT) 70 kV yang berdampak pada padamnya sistem kelistrika di 4 Kabupaten. Yaitu Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara dan Belu.

Dalam 10 hari, PLN telah berhasil membangun menara darurat (tower emergency) setinggi 61 meter. Dua Srikandi ikut terlibat. Rosalia Widya Astuti Chandra dan Putri Ramadani terjun langsung menjadi tim relawan PLN.

Keduanya merupakan putri daerah asal NTT yang bertugas di Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk Mamuju, Sulawesi Barat.

"Begitu manajer saya memberitahu info pembukaan relawan untuk pemulihan kelistrikan NTT, tanpa pikir panjang saya langsung mendaftarkan diri, ternyata disetujui. Saya langsung berangkat ke Kupang untuk bergabung dengan relawan lain di lokasi. " ucap Rosalia Widya Astuti Chandra.

"Meski saya dan Widi perempuan, kami tak hanya mengerjakan pekerjaan yang ringan-ringan, kami juga ikut membantu mengangkat material dan menarik konduktor listrik untuk mendirikan Tower," kata Putri Ramadani.

Saya sangat terharu ketika pembangun Tower Emergency itu selesai dan tiba saatnya untuk energize. Saya melihat begitu banyak senyuman bahagia dari teman-teman relawan sendiri dan kami diperlihatkan beberapa video dari warga masyarakat di beberapa Kabupaten yang waktu itu terdampak.

"Senyuman dari masyarakat itu sendiri, itu adalah hadiah terbesar untuk kami sebagai tim relawan, dan semuanya yang turut membantu dalam pemulihan listrik PLN di NTT ini," ucap Rosalia dikutip dari Channel Youtube PLN.

PLN berkomitmen dalam pemberdayaan perempuan dengan membangun lingkungan kerja yang inklusif dan setara, salah satunya dengan peningkatan komposisi 15% pada level pimpinan senior.

PLN telah membentuk Tim Gugus Tugas Srikandi PLN melalui gerakan "Women Empowerment PLN 2021" pada 21 April 2021.

"Kami mendorong perempuan-perempuan di PLN untuk memiliki kemampuan yang mendukung pekerjaan dan perannya dalam sekeluarga dan masyarakat, serta meyakini bahwa dirinya penting dan berharga bagi perusahaan," tegas Ilya Avianti Komisaris PT PLN (Persero). (Tasya) 

Posting Komentar

0 Komentar

Close Menu