Ad Code

Responsive Advertisement

Bingung Mencari Ide Usaha Baru, Waka BUMDes Sindangkempeng Akhirnya Temukan Bisnis Raja Molen



Bekasi, infoindonesia.co - Pemantapan kerjasama BUMdes Badan Usaha Milik Desa, mitra usaha Desa  Sindangkempeng Kecamatan Greged Kabupaten Cirebon Provinsi Jawa barat.


Wakil Ketua Bumdes Desa Sindangkempeng Totok Karsita, mengunjungi Kantor franchise PT. Raja Molen Center, di Jl. Bintara Raya, Bekasi Kota Jabar.


Mewakili Bumdes Desa Sindangkempeng, Totok Karsita menyampaikan maksud dan tujuan Bumdes untuk bergabung, adapun planning awalnya, yaitu akan membuka 5 gerai outlet di sekitar Cirebon  dan kemungkinan besar akan membuka lebih luas lagi, Ungkapnya.


Badan Usaha Milik Desa atau biasa disingkat dengan BUMDes adalah badan usaha yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh desa melalui penyertaan modal langsung yang berasal dari kekayaan atau Dana Desa.


BUMDes ini bertujuan untuk mendorong terciptanya peningkatan kesejahteraan masyarakat desa dengan cara menciptakan produktivitas ekonomi bagi desa  berdasarkan  pada ragam yang dimiliki oleh desa.

Lembaga BUMDes ini terbentuk dari aspirasi warga desa yang diputuskan melalui musyawarah tingkat desa (Musdes). 


Direktur Franchise PT. Raja Molen Center, Rahmadsyah menyambut baik atas tawaran kerjasama Bumdes Desa Sindangkempeng.


"Tak terpikirkan oleh kami awalnya, tiba-tiba Totok Karsita membawa ide membuat terobosan baru dalam pemanfaatan dana desa, ini ide brilian dan kami sangat mengapresiasi, karena dana Desa dapat dimanfaatkan dengan positif," ujar Rahmadsyah di Kantor Raja Molen Center Bintara Bekasi, Jumat ( 26/02/2021).


"Bukan tanpa pertimbangan,  Totok memilih ide usaha ini selain membuat terobosan yang baru, ide ini dianggap cukup prospek dan mudah untuk dijalankan, serta dapat membuka lapangan pekerjaan dengan memberdayakan masyarakat Desa Sindangkempeng sebagai penjaga atau karyawan gerai-gerai outlet Raja Molen nantinya," imbuhnya.


"Semoga langkah yang ditempuh Totok Karsita dalam memilih ide baru ini, di ikuti oleh desa-desa lain yang memang sudah memiliki Modal awal dari Dana desa," pungkas Rahmadsyah.

(fri)

Posting Komentar

0 Komentar

Close Menu