Ad Code

Responsive Advertisement

Murni Kecelakaan, Polisi Tak Temukan Tanda Kekerasan Pada Mayat Di Parit Wa' Dongak



Mempawah, Infoindonesia.co - Kapolres Mempawah, AKBP Fauzan Sukmawansyah melalui Kapolsek Siantan, IPTU Rahmad Kartono menyampaikan bahwa penyebab kematian H Ismail yang ditemukan meninggal di dalam parit adalah murni kecelakaan.


"Perlu kiranya Polsek Siantan melalui Bhabinkamtibmas memberikan penjelasan kepada warga di sekitar rumah korban, bahwa korban meninggal dunia karena kecelakaan tenggelam dan bukan karena tindak pidana sehingga pihak keluarga dan masyarakat dapat memahaminya," kata Kapolsek Siantan, Rahmad Kartono melalui keterangan persnya.


Seperti diketahui, H Ismail atau yang kerap disapa Maila (80 tahun) ditemukan oleh seorang warga bernama Abdul Syukur (50 tahun), sekira pukul 13.00 Wib, pada Senin tanggal 11 Januari 2021, di dalam parit di Jalan Parit Wa' Dongkak Dusun Coklat RT 001/RW 007 Desa Wajok Hilir Kabupaten Mempawah.


Penemuan jenazah Maila bermula saat Abdul Syukur yang kesehariannya bekerja sebagai sopir itu sedang mencari makanan ikan di sekitar parit di kebun miliknya, dan tiba-tiba ia melihat sebilah parang yang tergeletak di tepi parit, dan mencari siapa pemilik parang tersebut.


Beberapa saat kemudian, Abdul Syukur pun melihat ada seseorang yang mengambang di dalam parit dengan posisi telungkup, dimana posisi kepala dan kaki berada di dalam air. Dan setelah diamati, Abdul Syukur mengenali korban, yang merupakan tetangga yang tinggal dekat rumahnya.


Melihat kejadian tersebut, saksi kemudian memberitahukan perihal penemuan mayat tersebut kepada para tetangga lainnya, sembari melaporkan kejadian teraebut. Tetangga pun kemudian berdatangan ke lokasi sambil menunggu kedatangan anggota Polsek Siantan dan pihak Puskesmas.


"Setelah petugas datang, kemudian warga membantu mengangkat korban dari dalam parit ke rumah korban yang berjarak ± 50 meter dari lokasi kejadian," ujar Kapolsek.


Hasil pengamatan di sekitar lokasi kejadian, didapat bahan keterangan sebagai berikut :


1. Bahwa parit di lokasi kejadian berukuran ± 50 cm dengan kedalaman ± 1 meter. 

2. Di dekat lokasi kejadian ditemukan 2 buah sandal warna coklat milik korban, dimana 1 buah sandal berada di dalam parit dan 1 buah berada di tepi parit.

3. Di dekat ditemukannya korban terdapat bekas pijakan kaki dimana korban dimungkinkan terpeleset dan terjatuh ke dalam parit.

4. Pada saat korban ditemukan, korban dalam posisi telungkup dengan posisi kepala dan kaki berada di dalam air.

5. Diketahui bahwa korban sehari-hari tinggal sendirian di rumahnya dan bekerja mengurus kebun yang berada di belakang rumahnya.


"Sekitar pukul 16.00 Wib, Kepala Puskesmas Wajok Hulu Sdri. MUGI NARSIH, A.Md.Kep dan dr. LARA melakukan Visum luar terhadap korban dengan hasil bahwa korban meninggal dunia dengan sebab kehabisan napas dimana pada lubang hidung dipenuhi oleh air," katanya.


Lebih lanjut, Rahmad menyatakan, berdasarkan hasil visum pula, disebutkan bahwa pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.


"Bahwa petugas Medis mengenal korban karena pernah berobat di Puskesmas Wajok Hulu dimana korban memiliki riwayat penyakit darah tinggi dan kurang pendengaran karena faktor usia," sambungnya.


Selanjutnya, berdasarkan hasil koordinasi dengan anak korban atas nama Abdul Malik (50 Tahun), diputuskan bahwa pihak keluarga menolak untuk dilakukannya otopsi dan memutuskan akan memakamkan korban pada hari Selasa tanggal 12 Januari 2021 di pemakaman umum setempat.


Adapun kesimpulan analisa yang diperoleh petugas, bahwa korban yang sudah lanjut usia dan kurang pendengaran memiliki riwayat kesehatan darah tinggi (hipertensi), dimana hal tersebut dapat berdampak terganggunya fungsi organ tubuh yang lain.


Selain itu, korban yang tinggal sendirian berdampak tidak diketahuinya aktivitas sehari-hari oleh tetangga dan keluarga korban.


"Dimungkinkan korban pada saat itu terpeleset dan terjatuh ke dalam parit, dimana situasi kebun dalam keadaan sepi sehingga tidak diketahui oleh tetangga korban dan pada saat ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia," ujarnya. 

(FikA/M.Tasya)

Posting Komentar

0 Komentar

Close Menu