Ad Code

Responsive Advertisement

Dua Pelaku Pencurian Sarang Burung Walet Bersajam Di Anjungan Melancar Berhasil Ditangkap



Mempawah, Infoindonesia.co - Frajiki alias Jeki (26 tahun) dan Frengky (26 tahun), terpaksa berurusan dengan pihak yang berwajib, lantaran tertangkap basah sedang mencuri sarang burung walet di rumah burung di RT 007 RW 003 Kelurahan Anjungan Melancar Kecamatan Anjongan Kabupaten Mempawah, Kamis (21/01/2021) dini hari.


Kapolres Mempawah, AKBP Fauzan Sukmawansyah melalui Kapolsek Anjongan, IPTU Robert Suryanto yang dikonfirmasi terkait hal ini membenarkan, bahwa kejadian itu bermula saat adanya aktivitas yang mencurigakan, sekitar jam 01.00 Wib, di lokasi rumah burung walet milik Jakasi (67 tahun)--yang tinggal tak jauh dari lokasi TKP.


Dimana kemudian aktivitas tersebut diketahui oleh salah seorang Anggota Polri bernama Deni Satriawan (37 tahun) yang kala itu langsung menghubungi Jakasi dan menjelaskan bahwa rumah burung walet miliknya telah "dibobol" maling.


"Yang pada saat itu pelaku pencurian sarang burung walet masih berada di dalam ruang burung walet milik pelapor (Jakasi)," ujar Robert.


Mengetahui hal itu, pelapor langsung keluar menuju rumah sarang burung walet miliknya, dan saat pelapor tiba, sudah ada Deni Satriawan dan rekannya, Jodi Sularto.


"Mengetahui adanya orang yang datang, pelaku yang berada di dalam berusaha kabur dan kemudian Deni Satriawan menghalangi dengan cara menahan pintu teralis rumah sarang burung walet," jelasnya.


Mengetahui sedang di halangi, pelaku Rajiki alias Jeki kemudian menusukan pisau panen sarang burung walet ke tangan Deni Satriawan hingga mengalami luka robek pada bagian jempol kiri dan luka lecet pada bagian lengan sebelah kanannya.


"Kemudian merasa tidak mampu, pelaku lainya, Frengky berusha kabur dan di tangkap oleh Jodi Sularto, dan saat itu Deni Satriawan pun berhasil menangkap Rajiki alias Jeki," katanya.


Alhasil, Rajiki alias Jeki yang merupakan warga Dusun Kampung Pasir Desa Pak Bulu Kecamatan Anjongan dan Frengky warga Jalan Pasar Pagi Kelurahan Sungai Pinyuh Kecamatan Sungai Pinyuh, dibawa ke kantor polisi untuk menjalani proses hukum lebih lanjut, yang mana keduanya akan terancam pasal 365 KUHP.


Robert menjelaskan, akibat kejadian tersebut, pelapor mengalami kerugian sebesar Rp 2.700.000 (dua juta tujuh ratus ribu rupiah).


Berikut barang bukti yang diamankan dari kedua pelaku:


1.  1 (satu ) ons sarang burung walet

2.   1 ( satu ) buah besi linggis

3.   1 (satu) buah plat besi yang di beri pegangan kayu di ikat dengan tali.

4.   1 (satu) buah scrap semen yang diberi pegangan kayu.

5.   1 (satu ) buah gembok merk Hona.

6.   1  (satu) buah gembok merk Jeje Type 88.

7.  1 (satu ) buah senter kepala warna hitam merk. 

(FikA)

Posting Komentar

0 Komentar

Close Menu