Ad Code

Responsive Advertisement

Anak Bawah Umur Tikam Penjual Ayam Hingga Tewas



Mempawah, Infoindonesia.co - Jalan Pancasila Kelurahan Sungai Pinyuh kembali menjadi sorotan. Kali ini masyarakat sekitar di kejutkan dengan aksi penikaman seorang anak bawah umur, yang berujung dengan tewasnya salah seorang pedagang ayam Pasar sungai Pinyuh, Rabu (30/12/2020) siang, sekitar jam 13.00 Wib.


Kapolres Mempawah, AKBP Fauzan Sukmawansyah melalui Kasat Reskrim Polres Mempawah, AKP Muhammad Rezky Rizal yang ditemui usai melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) mengungkapkan, bahwa kasus ini melibatkan MR (16 tahun) selaku pelaku penusukan, JO ayah pelaku yang belakangan diketahui turut melakukan penganiayaan dan JD (27 tahun) selaku korban.


Kepada awak media Rizal menjelaskan bahwa kasus ini dipicu dari perkelahian antara adik pelaku dan anak korban, yang tinggal bertetanggaan di Jalan Pancasila. Atas perkelahian itu, anak korban kemudian mengadu kepada JD.


"Korban (JD) pun kemudian memukul adiknya tersangka tersebut," ujar Rizal, Rabu (30/12/2020).


Mengetahui adiknya dipukul, tersangka dan korban spontan melakukan perdebatan, kemudian terjadi perkelahian, dan pergumulan. Tak berselang lama, orangtua tersangka, JO, yang kala itu hendak mandi, mengurungkan niatnya, karena melihat cekcok mulut antara anaknya dengan korban. JO pun mendatangi TKP. 


Sama-sama tak terima, JO dan JD turut adu mulut. Melihat hal itu, MR kemudian pulang ke rumah dan menuju dapur untuk mengambil pisau.


"Pisau diselipkan ke belakang (pinggang), sesampainya ke TKP pisaunya (digeser) diselipkan kedepan. Saat datang, tersangka pertama melihat keduanya sedang bergumul, seketika itu juga pisau tersebut ditusukkan tepat di dada (sebelah kiri) korban. Hasil visum lebar luka sepanjang 2 sentimeter dan dalam 5 sentimeter," paparnya.


Spontan saja, akibat tusukan itu, korban pun roboh bersimbah darah. Singkatnya, korban kemudian dilarikan ke Puskesmas Sungai Pinyuh, namun langsung meninggal dunia meninggal dunia dalam perjalanan.


"Setelah mendapat tindakan medis, sekitar pukul 16.30 tadi, korban sudah disholatkan dan dimakamkan di Bakau Besar, asal tempat tinggal korban," tambahnya.


Menurut informasi di lapangan, JD merupakan warga Jalan Aswar RT 11/RW 03, Desa Sungai Bakau Besar Laut. Namun, belakangan ini korban diketahui mengontrak rumah di RT 10/RW 06 Gang Pancasila, Kelurahan Sungai Pinyuh, Kecamatan Sungai Pinyuh. Keseharian korban bekerja sebagai penjual ayam.


Saat ini kedua tersangka telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan hukum lebih lanjut.


"Kita akan dalami dan memastikan umur pelaku apakan dibawah umur, kita akan kroscek lagi berkaitan KK maupun aktanya, tapi nanti ketika tersangka sudah dipastikan dibawah umur, nanti ancaman pidananya akan berpengaruh," katanya.


Sementaranya keduanya diancam dengan Pasal 351 juncto Pasal 338 dengan ancaman 15 tahun penjara dan juncto Pasal 340 dengan ancaman 20 thn penjara, terkait dugaan tindak pidana penganiayaan mengakibatkan korban meninggal dunia. 

(FikA/M.Tasya)

Posting Komentar

0 Komentar

Close Menu