Ad Code

Responsive Advertisement

Akhiri Ketegangan, Pimpinan Dan Ketua-Ketua Fraksi DPRD Mempawah Lakukan Rapat Tertutup



Mempawah, Infoindonesia.co - Langkah penetrasi yang dilakukan oleh sejumlah fraksi di DPRD Mempawah--dengan aksi penyegelan sejumlah ruangan--termasuk ruang kerja Ketua DPRD Mempawah, pada Kamis (22/01/2021), membuahkan hasil.


Pasalnya, pasca insiden tersebut, Ketua bersama Wakil Ketua dan seluruh Pimpinan Fraksi di DPRD Mempawah akhirnya bersepakat untuk melakukan konsolidasi dan memilih mengakhiri ketegangan yang sempat terjadi.


Adapun kesepakatan yang dicapai, sebelumnya lantaran adanya berbagai komunikasi yang dilakukan secara internal. Dimana kemudian, konsolidasi pun ditindaklanjuti dengan melakukan rapat koordinasi tertutup, antara para ketua dan para pimpinan fraksi, pada Senin (25/01/2021), sekitar jam 13.30 Wib di ruang rapat fraksi.


Perihal adanya konsolidasi ini pun dibenarkan oleh Wakil Ketua 1 DPRD Mempawah, Sayuti, sesaat sebelum melakukan rapat tertutup. Kepada media, ia menyampaikan bahwa pertemuan tersebut sesuai dengan undangan dari Ketua DPRD Mempawah.


"Jadwal hari ini kita lakukan, sesuai dengan undangan dari pimpinan atau Pak Ketua DPRD, dimana hari ini kita lakukan rapat antara Ketua DPRD, Wakil Ketua DPRD dan seluruh Pimpinan Fraksi," katanya.


Sayangnya, legislator Partai Demokrat ini tidak dapat merincikan lebih lanjut apa yang menjadi poin-poin pembahasan dalam rapat tersebut. Namun yang jelas, rapat ini sebagai langkah awal dalam membuka ruang komunikasi antara unsur pimpinan DPRD Mempawah dan ketua-ketua fraksi.


"Mungkin karena banyak person, jadi mungkin banyak atau beda-beda pemikiran. Kalau (dibilang, red) kurang komunikasi (selama ini), mungkin itu penilaian subjektif masing-masing," katanya. 


Alhasil, dengan "cairnya" hubungan intern kelembagaan, diharapkan sejumlah agenda penting dapat segera disusun, utamanya terkait program wajib tahunan.


"Disesuaikan dengan situasi dan kondisi, program kerja tahunan memang rutinitas yang disusun di awal tahun," katanya.


Senada dengan itu, Ketua Fraksi Partai Nasdem, H Anwar Syamsudin menyatakan bahwa tujuan rapat koordinasi antar pimpinan tersebut, lebih kepada untuk menyikapi hal-hal yang mungkin perlu dikoordinasikan secara kelembagaan.


"Mengingat sampai hari ini, Senin, kita kan tidak ada agenda di Dewan ini. Yang mestinya mengacu pada tahun-tahun sebelumnya, tanggal 25 Januari, kita sudah bekerja," katanya.


Seperti misalnya, melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP), rapat bersama dinas atau instansi yang menjadi mitra kerja DPRD Mempawah, menyusun agenda reses, maupun melakukan audiensi dengan masyarakat, dan lain sebagainya.


"Maka maka hari ini kita rapat dulu mengagendakan keseluruhan, setelah itu kita bawa ke rapat Banmus, setelah selesai (secara bertahap), sesuai program kerja barulah diserahkan ke komisi masing-masing," katanya.


Anwar pun mendorong, dengan adanya konsolidasi ini, sejumlah agenda yang sebelumnya dinilai cukup terlambat dapat dipercepat. Sehingga kinerja dan tupoksi DPRD Mempawah dapat segera kembali seperti sedia kala, termasuk kegiatan reses, yang menjadi rutinitas tiga kali setahun.


"Percepat penjadwalannya. Pada tiga bulan pertama, dewan wajib menyelesaikan usulan-usulan, kemudian mendampingi desa dalam rangka kegiatan Musrenbang Desa, Musrenbang Kelurahan, sampailah Musrenbang Kecamatan, kalau itu sudah, maka Dewan ini Februari harus sudah reses. Karena kalau reses (mundur) di April tidak nyambung nanti dengan kerja triwulan pertama," katanya.


Sebelumnya, Ketua DPRD Mempawah, Ria Mulyadi yang sempat hendak diwawancarai sebelum rapat, mengaku belum bersedia memberikan tanggapannya lebih lanjut. 

(FikA/M.Tasya)

Posting Komentar

0 Komentar

Close Menu