Ad Code

Responsive Advertisement

Makin Ke Ujung Nominal BLT-DD Kok Makin Kecil?



Mempawah, Infoindonesia.co - Sebanyak 193 Kepala Keluarga di Desa Sungai Bakau Besar Laut kembali menerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD), pada Senin (7/12/2020). 


Secara simbolis, bantuan yang sudah kelima kalinya diberikan selama tahun 2020 ini, diserahkan oleh Wakil Bupati Mempawah, Muhammad Pagi di Aula Kantor Camat Bakau Besar Laut.


Dalam arahannya, Muhammad Pagi menjelaskan, bahwa masyarakat penerima BLT-DD, adalah mereka yang tidak tercover atau tidak mendapat tiga komponen bantuan pemerintah lainnya. Seperti bantuan pada program E-Warung, PKH dan BST.


"Maka ada kebijakan dari pemerintah daerah, diberi bantuan melalui BLT. Itu dituangkan dalam Peraturan Menteri, Peraturan Bupati. Maka, kepala desa dapat memberikan bantuan itu secara bertahap," katanya.


Lebih lanjut, M Pagi menyampaikan, bahwa BLT-DD ini telah diberikan sebanyak 5 tahap. Namun demikian, nominal besarannya tidak lah sama. Yakni pada tahap 1, 2 dan 3 sebesar Rp600 ribu. Sementara pada tahap 4 dan 5, masyarakat penerima hanya mendapatkan setengahnya, atau sebesar Rp300 ribu saja.


"Bukan berarti dipotong atau lain-lain. Memang demikian. Hal itu kare disesuaikan dengan keuangan daerah, dan ini patut disyukuri," katanya.


Wabup juga menyampaikan, bahwa pemerintah selalu berupa semaksimal mungkin, baik pusat, provinsi, kabupaten sampai ke desa, bagaimana masyarakat tidak terlalu terbebani akibat dampat pandemi Covid-19 ini.


"Kita sedang diuji bapak-ibu sekalian, di Mempawah ini tidak hanya Corona, tapi juga banjir, sekarang bercocok tanam juga susah, padi ada yang mati, puting beliung, kebakaran," katanya 


Menurutnya, dengan hadirnya Covid-19, banyak persoalan-persoalan yang kini harus dihadapi bersama, utamanya dari sisi ekonomi dan pendidikan.


"Tetapi ini tidak akan terus menerus, pemerintah pasti akan ada upaya dan usaha, langah-langkah bijak apa yang harus dilakukan, agar masyarakat ini tidak terlalu menghadapi kesusahan," ujarnya. 


Terakhir, ia pun berpesan agar masyarakat selalu mentaati pada protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. M Pagi berharap, adanya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam rangka menekan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Mempawah.


"Kalau tidak penting-penting, cukup tinggal di rumah saja. Dalam suasana pandemi ini, patuhi dengan protokol kesehatan. Mau keluar rumah, pergi belanja, pakai masker saja, pulang cuci tangan, baju dibuka diganti, selalu jaga jarak. Ini anjuran pemerintah, yang tentunya sudah melalui kajian, kita harus bersinergi, sejalan, pemerintah memberikan aturan dan arahan, masyarakat harus patuh, cukup itu saja," pesannya. 

(FikA/M.tasya)

Posting Komentar

0 Komentar

Close Menu