Ad Code

Responsive Advertisement

Kabaharkam Polri Minta Kapolda Tindak Tegas, Simpatisan MRS Yang Diduga Lakukan Aksi Teror


Komjen. Pol. Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H. (TribrataNews)

JAKARTA, Infoindonesia.co - Setelah dilakukan nya penahanan terhadap Habib Rizieq, para simpatisan MRS diduga lakukan aksi teror terhadap Kepolisian. Salah satu nya terjadi aksi pelemparan bom molotov di Polda Sulawesi Selatan, dan adanya gerakan massa di Polres Ciamis pada Minggu, 13 Desember 2020.

Dikutip Infoindonesia.co dari TribrataNews, Aksi tersebut mendapat perhatian dari Polri, Komjen. Pol. Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H.

Apalagi Kapolri, Jenderal Polisi Drs. Idham Azis, M.Si., telah mengeluarkan telegram khusus untuk peningkatan keamanan.

“Sudah ada contoh beberapa Kapolda dimutasi terjadi kerumunan yang mengabaikan protokol kesehatan, arahan Bapak Kapolri sudah jelas dan tentu saja para Kapolda akan melaksanakan petunjuk dan arahan Bapak Kapolri,” terang Agus.

Komjen. Pol. Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H. pun meminta para Kapolda seluruh wilayah untuk lebih berani dalam mengambil tindakan, terlebih dalam kegiatan yang jelas-jelas melanggar hukum. 


“Kerusakan terhadap fasilitas umum yang dibangun dengan uang masyarakat dan segala bentuk perbuatan melawan hukum lainnya. Negara ini ada aturan dan kami berkewajiban menegakkan aturan itu,” tegasnya Agus.


Prinsipnya lebih bagus bertindak dan menuai risiko daripada tidak sama sekali apalagi berdampak kepada kecemasan di masyarakat.


"Terlebih lagi, gerakan massa itu telah membuat kerusakan yang merugikan negara, maka wajib bagi Kepolisian untuk menindak hal tersebut," terangnya Kabaharkam Polri.

(Tasya)



Posting Komentar

0 Komentar

Close Menu