Ad Code

Responsive Advertisement

Sakit Syaraf Tulang, Juliana Hanya Bisa Pasrah dan Berharap Bantuan Medis



KUBU RAYA,Infoindonesia.co - Kisah pilu dialami seorang ibu empat orang anak beralamat di Jalan Ampera Raya RT.004/RW.001 Desa Ampera Raya Kecamatan Sungai Ambawang Kabupaten Kubu Raya. Perempuan yang bernama Juliana (38), ini menderita sakit pada syaraf tulang, kaki sebelah kanan mengalami pembengkakan sedangkan kaki kiri mengecil, pinggang hingga perut bengkak, yang membuatnya hanya bisa terbaring lemah menahan rasa sakit selama setahun belakangan ini.

Selama ini Juliana, disela-sela kondisinya yang sakit rupanya juga harus mengurusi anak bungsunya yang baru berumur satu tahun. Mirisnya, keadaan ini semakin diperparah dengan kondisi perekonomian keluarganya yang serba kekurangan. Bahkan suami Japriyadi, tidak tentu bekerja akibat harus memikirkan penderitaan sang istri.

Usaha untuk berobat ke rumah sakit sepertinya hanya menjadi angan-angan belaka. Sementara Kartu BPJS yang dimilikinya sudah tidak dapat digunakan lagi dikarenakan sejak tujuh bulan lalu berhenti membayar. “Jangankan untuk membayar tunggakan BPJS, untuk makan sehari-hari saja sulit Pak. Saya ingin sembuh, saya merawat anak-anak dan suami saya,” ujar Juliana, penuh harap, Jum’at (20/11).

Sapriyadi, tidak mampu memberikan perawatan secara medis bagi Juliana dikarenakan ekonomi keluarga mereka tidak mampu. “Untuk membeli obat jalan saja kita kesulitan, dia selalu menangis karena menahan sakit,” ungkapnya. 

Mendengar informasi ada warganya yang menderita sakit, Kepala Desa Ampera Raya Junaidi Raja, langsung turun kelapangan guna mengecek kondisi Juliana, sekaligus mengupayakan penanganan medis untuknya. “Ini bentuk perhatian pemerintah desa terhadap warga,” kata Junaidi Raja.

Menurutnya tenaga medis Puskesmas Sungai Ambawang yang ditemuinya siap membantu agar Juliana, segera mendapat perawatan medis tentunya dengan mengajukan permohonan keringanan pengobatan dengan melampirkan surat keterangan miskin.

Namun begitu, tutur Junaidi Raja, usaha tetap harus dilakukan sedangkan kesembuhan sepenuhnya diserahkan pada Tuhan Yang Maha Esa. “Kita hanya bisa berusaha semampunya, selebihnya kita serahkan pada Allah SWT,” pungkasnya. 

(RIN/kli)

Posting Komentar

0 Komentar

Close Menu