Ad Code

Responsive Advertisement

Nekat Pasang Tiang Jaringan Kabel Indosat Saat Hujan, Empat Pekerja Tersengat Listrik Tegangan Tinggi

Korban saat dirawat di Puskesmas Rawat Inap Sungai Pinyuh. (Istimewa)



Mempawah, Infoindonesia.co - Lantaran nekat melakukan pemasangan tiang jaringan Indosat di bawah kabel aliran listrik PLN bertegangan tinggi, empat karyawan CV Raih Bintang, Rabu (18/11/2020), harus mendapat perawatan di Puskesmas Rawat Inap Sungai Pinyuh.


Kapolres Mempawah, AKBP Fauzan Sukmawansyah melalui Kapolsek Sungai Pinyuh, Kompol B Sembiring menyampaikan bahwa kejadian berlaku sekitar pukul 21.45 Wib, berlokasi di Jalan Jurusan Mempawah KM 49.


Tak hanya dalam kondisi hujan, keempat orang pekerja tersebut juga melakukan pemasangan pada malam hari ditengah minimnya pencahayaan yang ada.


"Dan pada saat proses pendirian bagian atas tiang, mengenai aliran listrik sehingga keempat orang tersebut kesetrum. Pada saat kejadian kondisi cuaca hujan dan area sekitar kejadian minim penerangan," jelasnya.


Adapun keempat orang tersebut, diantaranya; Riki (21 tahun), Idrus Faisal (21 tahun), Faturrahman (21 tahun), Taufikurahman (21 tahun). Akibat kejadian itu, Faturrahman mengalami luka bakar (lecet) di kaki betis sebelah kanan dan Taufikurrahman mengalami luka bakar di kedua belah tangan. Sementara dua lainnya tidak mengalami luka.


"Berdasarkan analisa, peristiwa kesetrum aliran listrik PLN ini diakibatkan human error, yang mana pada saat pengerjaan dilakukan pada malam hari dengan kondisi hujan, yang mana pendirian tiang juga dilakukan di bawah arus aliran bertegangan tinggi," ujarnya.


Diperkirakan, lanjut Kompol B Sembiring, tidak menutup kemungkinan jika kejadian tersetrumnya aliran listrik kembali terjadi dikarenakan rendahnya tiang kabel listrik PLN bertegangan Tinggi.


"Perlu dilakukan monitoring dan pulbaket terkait kisaran suara dari pihak keluarga korban dan masyarakat terkait kejadian kesetrum aliran listrik tersebut," katanya. (FikA)

Posting Komentar

0 Komentar

Close Menu