Ad Code

Responsive Advertisement

Manfaatkan Momen Kelahiran Nabi Muhammad SAW, Mad Pagi Keliling Sosialisasi Covid-19

Wakil Bupati Mempawah, Muhammad Pagi. (Foto istimewa)




Mempawah, Infoindonesia.co - Selain untuk mempertebal keimanan dan ajang silaturahmi dengan selalu mengikuti jejak langkah Nabi Muhammad SAW, peringatan maulid Rasul Allah yang jatuh pada 29 Oktober 2020 (12 Rabiul Awwal 1442 H) tahun ini tersebut, turut dijadikan momentum oleh Wakil Bupati Mempawah, Muhammad Pagi gencar melakukan sosialisasi bahaya Covid-19 kepada masyarakat.


"Momen maulid ini saya manfaatkan juga untuk itu. Artinya saya datang ke mereka bukan hanya datang memenuhi undangan, tapi saya juga menyisipkan pesan-pesan pemerintah dalam sambutan saya, utamanya pesan-pesan terkait Covid, dan pentingnya masyarakat melakukan protokol kesehatan," katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (16/11/2020).


Mad Pagi, sapaan akrabnya, mengaku lumayan sibuk jika sudah memasuki momen-momen keagamaan seperti maulid Nabi Muhammad SAW sekarang ini. Dia menilai pesan-pesan yang tersampaikan pun cukup efektif, lantaran intensitas pertemuan antara pemerintah dan masyarakat dapat dilakukan secara lebih fleksibel dan kekeluargaan.


"Saya hampir setiap hari keliling. Kadang sehari itu ada lima sampai enam undangan dari warga. Seperti kemarin itu, sampai lima tempat yang saya hadiri. Kalaupun tidak terkejar semuanya (waktunya), kadang saya minta istri yang hadiri. Jadi bisa dibagi-bagi, tapi tetap kita upayakan untuk datang," katanya.


Dalam setiap kesempatan, Mad Pagi selalu menekankan soal pentingnya kepatuhan masyarakat dalam menjaga kesehatan diri dan lingkungan. Karena menurutnya, keterlibatan aktif masyarakat sangat memegang peranan kunci.


"Apabila masyarakat sudah patuh dengan kesadaran sendiri, Insya Allah, Covid ini berangsur-berangsur segera mereda. Artinya, pemerintah memberikan himbauan, penjelasan dan pemahaman, masyarakat yang menerima penjelasan dan menjalankannya. apabila keduanya saling terintegrasi, maka kita bisa melewati masa pandemi ini segera," paparnya.


Hasilnya, cukup signifikan kata dia. Masyarakat yang hadir rata-rata menyimak dengan baik himbauan pemerintah dan selalu tak lupa menggunakan masker saat pergi ke tiap acara maulid.


"Tentu acara yang kami lakukan juga menggunakan protokol standar kesehatan yang ada. Alhamdulillah, rata-rata yang hadir taat aturan, mereka mau menggunakan masker dan lain-lain," pungkasnya. (FikA)



Posting Komentar

0 Komentar

Close Menu