Ad Code

Responsive Advertisement

Kurang Dari 8 Jam, Polisi Bongkar Kasus LGBT, Pesta Narkoba, Hingga Premanisme Di Mempawah

 


Mempawah, Infoindonesia.co - Komitmen Kepolisian Resor Mempawah dalam mengatasi persoalan penyakit masyarakat (pekat) di Kabupaten Mempawah terus dilakukan. 


Terbukti kurang dari 8 jam, jajaran tim Ops Pekat Kapuas 2020 Polres Mempawah, berhasil membongkar sejumlah kasus, mulai dari kasus asusila, pasangan lesbian (LGBT), narkoba hingga premanisme di berbagai tempat. 


Kapolres Mempawah, AKBP Fauzan Sukmawansyah, melalui Paur Humas, Bripka Susworo Putu Sastro menyampaikan, operasi ini dilakukan pada Sabtu (21/11/2020) malam sampai jelang subuh Minggu (22/11/2020), yakni mulai pukul 21.15 Wib-04.15 Wib.


Adapun tempat yang menjadi target operasi malam itu, diantaranya; penginapan Kalsul, penginapan Candrasari dan Penginapan Teratai. 


"Dari kegiatan pengecekan di penginapan Kalsul, tim menemukan empat pasangan muda mudi yang bukan suami istri, antara lain RF (40 tahun) dan pasangannya YL (33 tahun). Kemudian, MBB (27 tahun) dan pasangannya  EW (23 tahun)," teranga Suworo, Minggu (22/11/2020).


Ia menyampaikan, keempat pasangan ini diangkut lantaran mereka tidak dapat menunjuk surat-surat atau dokumen yang sah menurut UU yang berlaku di Indonesia.


Selanjutnya di penginapan Candrasari, petugas menciduk sepasang muda-mudi, yakni ZF (26 tahun dan ISR (21 tahun). Sementara pada penginapan Teratai. Petugas juga mengamankan pasangan hubungan sejenis/ lesbian, yakni DD (21 tahun) dan RI (31 tahun).


Tak berhenti sampai disitu, petugas juga menggerebek aksi pesta sabu yang dilakukan oleh empat terduga pelaku, dua laki-laki diantaranya dan dua lagi adalah perempuan. Masing-masing berinisial (HM (49 tahun), IS (46 tahun), SS (30 tahun) dan LL (18 tahun).


"Adapun barang bukti yang ditemukan dan diamankan, diantaranyab sabu seberat 0,75 gram, alat hisap berupa pipet plastik, korek api, sepeda motor berbagai merk sebanyak 22 unit," kata Susworo.


Sementara itu, polisi juga mengamankan pelaku premanisme dan para remaja yang melakukan aktivitas kumpul-kumpul hingga larut malam yakni pada pukul 01. 00 s/d 02. 30 WIB di sejumlah taman.


Seperti di Taman Bestari Mempawah, petugas mengamankan pemuda berinisial ZA (28 tahun), SP (28 tahun), AC (17 tahun), MU (20 tahun), HS (27 tahun). Selanjutnya Taman Waterfront mempawah; LK (22 tahun), FY (18 tahun), AW (22 tahun), MF (24 tahun), SF (20 tahun), AI (19 tahun).


Kemudian di Jalan Candramidi, samping gedung PGRI Mempawah, petugas turut mengamankan IS (15 tahun) dan MH (17 tahun). Di Taman Teratai Mepawah, SD (20 tahun), EY (24 tahun), LK (38 tahun), EK (17 tahun). Selanjutnya di jembatan baru Antibar di Mempawah Timur, yakni WY (24 tahun), YD (21 tahun), GW (26 tahun), AD (17 tahun), DK (19 tahun).


"Kemudian di Taman Aulia Rubini Mempawah, petugas mengamankan AA (19 tahun), TI (17 tahun), RB (16 tahun), JW (18 tahun)," katanya. 

(Fika)

Posting Komentar

0 Komentar

Close Menu