Ad Code

Responsive Advertisement

FW-LSM Kalbar, Koordinator Kab. Sekadau : Minta Aparat Penegak Hukum Periksa Proyek Rehabilitas Penahan Banjir Sekadau Senilai 4,7 M


Tambahkan teks


Infoindonesia.co, Sekadau |Pelaksanaan Pengerjaan Proyek Rehabilitasi Penanganan Banjir Jalan Kabupaten Sekadau ,yang  berlokasi  di Desa Padak, Kecamatan Belitang, Kabupaten Sekadau dipertanyakan banyak pihak.

Dikarenakan material batu yang digunakan kontraktor pelaksana  PT Tiara Warigin Manungal (PT TWM) dengan pagu dana Rp 4,7 Milyar lebih itu,  Kuat dugaan tidak sesuai dengan spesifikasi yang dipersyaratkan baik dalam dokumen lelang ataupun kontrak kerja.

Bagaimana apakah sudah melalui hasil uji laboratorium ? 
Dan parahnya lagi, material batu yang digunakan sebelum dipasang tidak dicuci, dan masih bercampur lumpur.

Salah seorang warga bernama Seno  mengatakan selain jenis material batu yang digunakan, proses lelang juga perlu  dipertanyakan, apakah sesuai dengan prosedur yang berlaku,” ?  kepada media ini, Sabtu (7/11/2020).

Menurut Seno, kalau memang ada tidak beres dalam pelaksaan proyek tersebut, mestinya pihak terkait atau aparat penegak hukum segera  mengecek pekerjaan tersebut.

Kepala Pelaksana Badan Penangunglangan Bencan Daerah (BPBD) Matius Jhon saat dikonfirmasi mengatakan pemenang tender proyek Rehabilitasi Kontruksi Pasca Bencana di BPBD Sekadau dimenangi oleh PT TWM.

Memang kata dia, dulu ada laporan dari masyarakat mengenai material batu yang digunakan kurang memadai. Dan pihaknya setelah mendengar laporan tersebut langsung turun ke lapangan guna melihat langsung kebenaran laporan tersebut.

“Kita langsung cek ke lapangan. Dan kita juga memberikan teguran kepada penyedia jasa untuk bekerja sesuai aturan. Dan material yang kurang baik juga supaya diganti,” tegasnya.

Ia juga meminta kepada pihak penyedia jasa sebelum bekerja agar material batu yng digunakan agar di bersihkan dulu, tujuannya jelas, agar batu yang dipasang bisa merekat dengan baik setelah di semen.

"Masa kerja sesuai kalender 60 hari. Jadi kita berharap agar pekerjaan tersebut selesai tepat waktu," katanya.

Sementara itu Supriadi Koordinator  FW-LSM Kalbar- Kab.Sekadau ,mengatakan pihaknya minta kepada Aparat Penegak Hukum ,untuk segera melakukan pengecekan terhadap pelaksanaan pekerjaan tersebut dikarenakan adanya dugaan dalam pelaksanaannya Material Batu yang digunakan tidak sesuai dengan Speksipikasi dan kontrak kerja .

Begitu juga saat awak media ini melihat di 
lokasi, tidak terlihat  para pekerja mencuci batu dulu sebelum dipasang. Bahkan batu yang dipasang masih banyak tanah yang menempel langsung dipasang.

(M.Tasya)

Posting Komentar

0 Komentar

Close Menu