Ad Code

Responsive Advertisement

Ignatius Dibas : Minta Polda Kalbar, Selidiki Proyek Jalan Sekadau-Rawak Senilai Rp 10 M Diduga Tidak Sesuai Kontrak


Infoindonesia.co, Sekadau - Pekerjaan Peningkatan struktur jalan Rawak – Sekadau, oleh Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Barat, yang di kerjakan oleh PT. SINAR MANDAY UTAMA, alamat kantor, Jalan Merdeka Putusibau Kota, Kabupaten Kapuas Hulu, dengan pagu dana sebesar 10 Miliar lebih.

Pembangunan jalan Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, tersebut di bangun pada Tahun 2019, sepanjang 5 kilo meter dan menghabiskan anggaran sebesar Rp 10.270.210.000 diduga tidak sesuai dengan bestek. Hal tersebut di sampaikan salah satu warga bernama Ignatius Dibas yang juga pernah menjabat sebagai Anggota Deawan mengatakan pembangunan ruas jalan Sekadau – Rawak menggunakan material yang tidak sesuai dengan standarisasi dari kualitas Material.

Berdasarkan informasi dari masyarakat tersebut terkait pembangunan ruas jalan Sekadau – Rawak, Media Info-kalbar.com melakukan investigasi dilapangan.

Media ini menemukan banyak keganjilan dari bahan material yang di gunakan. Di sana ditemukan batu kali yang diduga dijadikan bahan utama material, serta batu sungai digunakan sebagai LPA. Dimana menurut masyarakat Kuari tempat pengambilan material tersebut pernah di Polis Line oleh Polres Sekadau. Pada lokasi tempat blending juga temukan hampir 80 % menggunakan batu sungai, dengan di temukan batu sungai menguatkan fakta di lapangan bahwa kuat dugaan mengunakan bahan material yang tidak memenuhi standardisasi sesuai petunjuk dari Dinas PUPR.

Masyarakat juga mengatakan bahwa pengambilan material batu sungai tersebut dari daerah aliran sungai( DAS).

Ignatius Dibas meminta kepada aparat penegak hukum khususnya Polda Kalbar untuk menyelidiki proyek tersebut, karena kuat dugaan adanya penyimpangan dari ketentuan kontrak kerja.

Apeng selaku kontraktor pelaksana menolak saat di konfirmasi info-kalbar.com di kantornya di Pontianak. Kepala Dinas PUPR Kalimantan Barat, sampai berita ini di publikasikan belum dapat di mintai keterangan dan konfirmasinya.

(Libertus /Wans)


Posting Komentar

0 Komentar

Close Menu